Ilmu Sosial Dasar (Tugas1)




                Bunuh diri bukanlah hal yang asing dan jarang kita temui, banyaknya kasus bunuh diri khususnya di negeri  kita ini semakin meningkat disetiap tahunnya, menurut data dari Kementrian kesehatan (Kemenkes) di Indonesia hamper satu juta orang di indonesia meninggal karena tindakan bunuh diri, kurang lebih setiap 40 Detik jatuh korban bunuh diri. Tentunya hal ini membuat banyak orang simpatik mendengar berita tersebut


                Bunuh diri atau dalam bahasa inggris Suicide yang berarti  “Membunuh Diri Sendiri” atau bias dijabarkan bunuh diri adalah tindakan sengaja dilakukan untuk membunuh diri sendiri, banyak sekali faktor faktor yang menyebabkan seseorang melakukan bunuh diri, misalnya depresi, gangguan mental, kecanduan obat obatan/alcohol,stress, masalah ekonomi dan masih banyak lagi faktor faktor yang tidak bias kita ketahui. Hampir 90% kasus bunuh diri dilakukan oleh Remaja, mereka yang merasa sudah tidak sanggup lagi untuk hidup, masalah yang tidak kunjung usai, merasa hidup semakin suram adalah perasaan yang memacu mereka untuk melakukan bunuh diri. Di Negara lain kasus seperti ini pun sangat lumrah dan banyak dijumpai, seperti misalnya di korea utara pada tahun 2012 sekiranya sebanyak 9.790 kasus bunuh diri terjadi di Negara tersebut, sungguh bukan angka yang kecil.
Berikut ini merupakan contoh kasus bunuh diri di Indonesia yang saya dapatkan rangkum dari Surabaya Post  dan Viva News

1. Putus Cinta, Siswi mencoba bunuh diri di kelas 
SURABAYA POST - Siswi kelas 3 SMK PGRI Nganjuk, Yunita (17) benar-benar nekat.  Saat mengikuti proses belajar di dalam kelas, gadis asal Desa Glagahan, Kecamatan Loceret, Nganjuk ini tiba-tiba menenggak empat tablet obat flu  dan empat tablet sakit mag. Tak ayal, ulahnya membuat ruang sekolah gaduh. Apalagi setelah minum obat, Yunita langsung ambruk dengan wajah pucat pasi dan suhu tubuh dingin. Mulutnya mengeluarkan busa, tanda overdosis akibat minum obat berlebihan. “Usut punya usut, Yunita nekat mencoba bunuh diri akibat sikap orang tuanya yang pilih kasih dalam memberi perhatian. Selain itu dia merasa dijauhi teman-temannya di sekolah.  “Informasinya, Yunita stres karena juga baru putus dengan pacarnya,” ujar guru di SMK PGRI Nganjuk.

2. Dijauhi Teman, Pemuda nekad gantung diri
VIVAnews - Seorang pemuda berusia 17 tahun, nekat gantung diri hanya karena dikucilkan teman-teman di lingkungan rumahnya di Cimanggis Depok, Jawa barat. Aksi nekat pemuda bernama Rahmat Fauzi, dilakukan di rumahnya sendiri. Aksi gantung diri ini pertama kali diketahui adik korban yang baru saja bangun tidur, Senin 24 Agustus 2009. Kejadian ini membuat warga RT 2 RW 13, Cimanggis Depok geger. Warga tahu setelah mendengar teriakan keluarga korban.  Sebelum gantung diri Fauzi memang bercerita kepada Rahman, adiknya. Dia malu karen sering membuat masalah di lingkungan rumahnya. "Dia cerita mau bunuh diri karena sering buat malu lingkungan" ujar Rahman

Dari kedua kasus tersebut keduanya dilakukan oleh para remaja, dengan alasan yang lumrah yaitu percintaan, perbullyan, dan perlecehan, faktor faktor tersebut sangat sering terjadi di negara kita, tanggapan saya mengenai kasus ini sangatlah disayangkan, karena semakin banyak pemuda pemuda Indonesia yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, padahal Indonesia masih sangat membutuhkan pemuda pemuda  untuk memimpin Indonesia kedepannya, jika dilihat dari segi agama, sudah jelas bahwa Allah S.W.T  tidak akan memberikan makhluknya cobaan melebihi kemampuannya sendiri, jadi bisa dikatakan disetiap masalah yang kita hadapi pasti ada jalan keluar yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, tidak dengan cara yang konyol seperti bunuh diri

            Banyak solusi yang dapat kita gunakan dalam mencegah dan mengurangi angka kasus bunuh diri, memang sulit untuk mengetahui alasan orang melakukan bunuh diri, maka dari itu pendekatan dengan keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar sangatlah penting, khususnya pendekatan dengan keluarga sangatlah dapat membantu untuk menyelesaikan masalah masalah yang kita hadapi, dan dapat mencegah perasaan perasaan yang negative yang dapat membuat kita berfikiran untuk mencobah mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Dan yang tidak kalah penting adalah mendekatkan diri dengan Allah SWT karena sekali lagi, Allah SWT tidak akan memberikan cobaan kepada setiap makhluknya melebihi batas kemampuannya. 

            Semoga artikel saya kali ini dapat membantu kalian dalam segi pengetahuan maupun yang lainnya.

Previous
Next Post »