Ilmu Sosial Dasar (Tugas 2)




Stratifikasi Sosial

A.      Pengertian Stratifikasi sosial
Di daerah mana kamu tinggal dan termasuk golongan gaya sedang atau miskin ?, penggolongan tersebut  menunjukan bahwa di masyarakat terdapat penggolongan tingkatan yang membedakan antara manusia yang satu dan manusia yang lain.Dalam ilmu sosiologi stratifikasi sosial berarti pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkatan tingkatan tertentu. Sistem Stratifikasi sosial sudah dikenal sejak zaman yunani kuno, Aristoteles menyatakan bahwa di tiap tiap Negara selalu terdapat tiga golongan, yaitu golongan masyarakat kaya, golongan masyarakat miskin dan golongan yang berada di tengah tengah kedua golongan tersebut.

Secara umum ada 4 unsur ukuran yang dominan sebagai dasar stratifikasi sosial yaitu diantaranya :

1. Ukuran kekayaan 
adalah kepemilikan harta benda seseorang dilihat dari jumlah dan materiil saja. Biasanya orang yang memiliki harta dalam jumlah yang besar akan menempati posisi teratas dalam penggolongan masyarakat berdasarkan kriteria ini.

2. Ukuran kekuasaan dan wewenang 
adalah kepemilikan kekuatan atau power seseorang dalam mengatur dan menguasai sumber produksi atau pemerintahan. Biasanya ukuran ini dikaitkan dengan kedudukan atau status social seseorang dalam bidang politik.

3. Ukuran kehormatan 
dapat diukur dari gelar kebangsawanan atau dapat pula diukur dari sisi kekayaan materiil. Orang yang mempunyai gelar kebangsawanan yang menyertai namanya, seperti raden, raden mas, atau raden ajeng akan menduduki strata teratas dalam masyarakat.

4. Ukuran ilmu pengetahuan, 
artinya ukuran kepemilikan seseorang atau penguasaan seseorang dalam hal ilmu pengetahuan. Kriteria ini dapat pula disebut sebagai ukuran kepandaian dalam kualitas. Berdasarkan ukuran ini, orang yang berpendidikan tinggi, misalnya seorang sarjana akan menempati posisi teratas dalam stratifikasi sosial di masyarakat.

Tinggi rendahnya seseorang dalam sebuah sistem pelapisan sosial tergantung  pada status sosial yang dimiliki. Status sosial yang disandang oleh seseorang diperoleh berdasarkan penilaian dan pengakuan dari masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya. Namun pada dasarnya di mata Tuhan semua manusia memiliki derajat dan martabat yang sama. Kita sebagai manusia harus saling menghargai walaupun dengan orang yang tingkatannya lebih rendah dari kita.



Previous
Next Post »